Aljabar part 1
Bilangan
A.
Bilangan dan pengertiannya
Bilangan adalah suatu konsep matematika yang digunakan untuk
pencacahan dan pengukuran. Simbol ataupun lambang yang digunakan untuk mewakili
suatu bilangan disebut sebagai angka atau lambang bilangan. Dalam matematika,
konsep bilangan selama bertahun-tahun lamanya telah diperluas untuk meliputi
bilangan nol, bilangan negatif, bilangan rasional, bilangan irasional, dan
bilangan kompleks.
1.
Jenis-jenis bilangan
a.
Bilangan Riil ( r )
Bilangan riil
dalam matematika menyatakan bilangan yang bisa dituliskan dalam bentuk bulat
maupun dalam bentuk desimal seperti 2,487....
atau 3,25678. Bilangan riil meliputi.
1)
Bilangan irrasional
Bilangan
irrasional adalah bilangan riil yang tidak dapat dinyatakan dalam pecahan dan
termasuk bilangan desimal tak hingga tak berulang. Contoh bilangan irrasonal
yang dikenal adalah π,
, dan e.
2)
Bilangan rasional ( q )
Bilangan
rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan sebagai
dimana a,b himpunan bilangan bulat (
Z ) dan b ≠ 0.
Dimana batasan dari bilangan rasional adalah dengan selang (
). Dikatakan bilangan rasional jika bilangan
tersebut adalah bilangan bulat atau bilangan desimal yang berhingga dan
bilangan desimal tak hingga tapi berulang (bilangan pecahan).
a)
Bilangan pecahan
Bilangan pecahan adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk
, dengan a,b adalah bilangan bulat dan b ≠ 0.
Bilangan a disebut pembilang dan bilangan b disebut sebagai penyebut. Contoh H
= {
}
Keterangan tambahan :
= 2, berarti
bukan termasuk pecahan. Sifat pecahan adalah
sebagai berikut :
-
Penjumlahan dan pengurangan
dimana
b,d ≠ 0
-
Perkalian
-
Pembagian
-
Pecahan negatif
Menyatakan bilangan desimal berhingga dan tak berhingga tapi
berulang menjadi bilangan rasional
Untuk
memahaminya, silahkan lihat contoh berikut :
Contoh 1 (untuk
bilamgan desimal berhingga)
Nyatakan
pecahan desimal 3,24 dalam bentuk pecahan!
Jawab :
Contoh 2 (untuk
bilangan tak berhingga tapi berulang)
Nyatakan
pecahan desimal 0,111..... dalam bentuk pecahan!
Jawab :
Misalkan x = 0,111....
Maka 
(Untuk lebih
lanjut akan dibahas tentang pecahan)
b)
Bilangan bulat ( z )
Bilangan bulat
adalah bilangan yang terdiri dari himpunan bilangan cacah dan bilangan negatif.
-
Operasi hitung bilangan bulat
Bilangan positif + bilangan positif =
bilangan positif.
Bilangan negatif + bilangan negatif =
bilangan negatif.
Bilangan positif + bilangan negatif =
bilangan positif atau negatif.
Jika bilangan positif > bilangan
negatif hasilnya bilangan positif.
Jika bilangan positif < bilangan
negatif hasilnya bilangan negatif.
-
Sifat
penjumlahan pada bilangan bulat
Sifat
tertutup
Untuk setiap bilangan bulat a dan b,
berlaku a + b = c
dengan c juga bilangan
bulat.
Sifat komutatif
Untuk setiap bilangan bulat a
dan b berlaku a+b = b+a
Unsur identitas
Unsur identitas penjumlahan
adalah 0
Jika a bilangan bulat maka
berlaku a+0 = 0+a = a
Sifat asosiatif
Untuk setiap bilangan bulat a,b
dan c berlaku ( a+b )+c=a+(b+c)
Mempunyai invers
Lawan dari a adalah –a,
sedangkan lawan dari –a adalah a. Dengan kata lain,untuk setiap
bilangan bulat selain nol pasti mempunyai lawan, sedemikian hingga berlaku a+(-a)=(-a)+a=0.
-
Sifat
pengurangan pada bilangan bulat
Pada pengurangan bilangan
bulat mengurangi dengan suatu lawan bilangan sama artinya dengan menambah
dengan lawan pengurangannya. Secara umum, dapat dituliskan sebagai
berikut :
Untuk setiap bilangan bulat a
dan b , maka berlaku.
-
Sifat-sifat
perkalian pada bilangan bulat
Perkalian pada bilangan bulat
antara positif dan negatif
·

·

·

·

Sifat tertutup
Untuk setiap bilangan bulat p dan q, selalu
berlaku
dengan r juga bilangan bulat.
Sifat asosiatif
Untuk setiap bilangan bulat p dan q, selalu
berlaku
Sifat distributif
perkalian
Untuk setiap bilangan bulat p,q dan r selalu berlaku
Untuk setiap bilangan
bulat p, selalu berlaku
Elemen identitas pada
perkalian adalah 1
-
Sifat pembagian pada bilangan bulat
Sifat
tersebut hampir sama dengan sifat pada perkalian untuk bilangan positif dan
negatif. Tapi,bedanya ia tidak bersifat tertutup,komutatif,asosiatif dan
distributif. Pembagian merupakan invers dari perkalian. Hal in di buktikan
sebagai berikut :
Jika
p,q,r bilangan bulat, dengan q faktor p dan q ≠ 0 maka berlaku

Sifat pembagian dengan
bilangan nol, yaitu:
Untuk setiap bilangan bulat
a , berlaku 0 : a = 0; a ≠
0
Hal ini tidak berlaku jika a = 0, karena 0 : 0 = tidak
terdefinisi
Membagi suatu bilangan
dengan cara bersusun
Contoh :
Tentukan 134 : 4 !
![]() |
Jawab :
-
Sifat eksponen pada bilangan bulat
1)
(sebanyak n faktor )
2) 
3) 
4) 
5) 
6) 
7) 
8) 
9) 
10)
, dengan n ≠ 0
11)
,dengan a,b
z-
12)
, dengan a,b
z-
13)
=
(Lebih lanjut akan dibahas
tentang eksponen )
-
Sifat logaritma pada bilangan bulat
·

·

·

·

·

·

·

·

·

·

·

( Lebih lanjut akan
dibahas tentang logaritma)
Bilangan bulat juga, terdiri dari:
i)
Bilangan negatif
Bilangan negatif adalah
bilangan yang bertanda negatif dalam selang (-1,-
).
j)
Bilangan cacah
Bilangan
cacah adalah himpunan bilangan bulat yang tidak negatif, yaitu{0,1,2,3,...}.
Dengan kata lain himpunan bilangan asli ditambah 0. Bilangan cacah selalu tidak
bertanda negatif. Bilangan cacah ada dua,yaitu:
§ Bilangan nol
Bilangan nol memiliki
peranan penting dalam matematika sebagai identitas tambahan bagi bilangan
bulat, bilangn riil dan struktur aljabar lainnya. Sebagai angka, nol digunakan
sebagi tempat dalam sistem nilai tempat.
§ Bilangan asli
( n )
Dalam matematika, terdapat dua kesepakatan mengenai
himpunan bilangan asli. Yang pertama definisi menurut matematikawan
tradisional, yaitu himpunan bilangan bulat positif bukan 0 {1,2,3,...}.
sedangkan yang kedua definisi oleh logikawan dan ilmuwan komputer, adalah
himpunan dan bilangan bulat positif {0,1,2,3,..}. Bilangan asli, terdiri dari:
v Bilangan
prima
Adalah
seluruh bilangan asli yang hanya mempunyai faktor pembagi satu dan bilangan itu
sendiri atau yang hanya dapat dibagi oleh 1 dan bilangan itu sendiri.
v Bilangan
komposit
Bilangan
komposit adalah seluruh bilangan asli kecuali 1 dan tidak termasuk dalam
bilangan prima
v Bilangan
ganjil
Yaitu
bilangan yang jika dibagi 2 bersisa 1
v Bilangan
genap
Yaitu
bilangan yang habis dibagi 2
Sifat-sifat
penjumlahan dan perkalian bilangan genap dan ganjil
Sifat-sifat dalam
penjumlahan dua bilangan adalah :
1. Bilangan Ganjil ±
Bilangan Ganjil = Bilangan Genap
2. Bilangan Ganjil ±
Bilangan Genap = Bilangan Ganjil
3. Bilangan Genap ±
Bilangan Ganjil = Bilangan Ganjil
4. Bilangan Genap ±
Bilangan Genap = Bilangan Genap
Sifat-sifat dalam perkalian dua bilangan adalah :
1. Bilangan Ganjil x
Bilangan Ganjil = Bilangan Ganjil
2. Bilangan Ganjil x
Bilangan Genap = Bilangan Genap
3. Bilangan Genap x
Bilangan Ganjil = Bilangan Genap
4. Bilangan Genap x
Bilangan Genap = Bilangan Genap

Komentar
Posting Komentar